Don Ritchie setiap pagi membuka jendela mengecek ada yang terlihat akan bunuh diri di The Gap dan akan mengajaknya bicara agar membatalkan niatnya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 07 Agustus 2014 - 10:41 WIB
WowKeren - Siapa sangka tinggal di dekat tebing ternyata bisa untuk berbuat kebaikan bagi orang lain. Hal itu yang dilakukan Don Ritchie selama 50 tahun karena tinggal di dekat tebing di Australia yang terkenal sebagai tempat untuk bunuh diri. Ya, ia menghalangi orang yang berniat bunuh diri di situ.
Don sudah menggagalkan 160 percobaan bunuh diri di tebing bernama "The Gap" tersebut. Tak heran, ia dikenal mendapat julukan The Angel of the Gap meski sudah meninggal di usia 85 tahun. Selama hidupnya, ia mengajak bicara dengan orang yang akan bunuh diri di The Gap dengan lembut dan tersenyum.
Banyaknya orang yang bunuh diri di sana membuat Don saban pagi membuka jendela untuk melihat apakah ada "orang yang berdiri terlalu dekat di bibir tebing". Jika ia melihatnya maka ia akan menyeberang dari rumahnya untuk menemui orang itu dan mengajaknya bicara, "Apakah ada yang bisa kulakukan untuk membantumu?". Meski terkesan remeh namun cara itu ampuh.
"Itulah yang diperlukan untuk menyadarkan seseorang dan Don selalu mengatakan untuk tidak meremehkan kekuatan senyum dan kalimat manis," ucap putri Don, Sue Ritchie Bereny. Ia mengungkap sang ayah biasanya mengajak orang yang hendak bunuh diri itu ke rumahnya untuk makan atau minum teh setelah diajak bicara.
Don pernah mengabdi di Angakatan Laut Australia selama Perang Dunia II dan menghabiskan hidupnya sebagai sales asuransi. Pada 1964 ia pindah rumah ke Old South Head Road, seberang jalan ujung selatan taman The Gap. Sejak itulah Don mulai menolong orang-orang yang hendak bunuh diri.
(wk/)