Riyanti Sofyan mengaku membawa putrinya ke rumah sakit untuk mencegah Chaca melakukan hal-hal impulsif.
- Tim WowKeren
- Jumat, 08 Agustus 2014 - 20:32 WIB
WowKeren - Ibunda Marshanda, Riyanti Sofyan, akhirnya tampil di media untuk menjelaskan kronologis kejadian yang banyak diberitakan media. Mulai dari penjemputan Chaca di apartemen Puri Casablanca hingga dirawat di rumah sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.
Menurut Riyanti, inisiatifnya menjemput Chaca untuk dibawa ke rumah sakit berdasarkan keterangan dokter yang mengatakan sudah beberapa bulan Chaca berhenti minum obat dan untuk mencegah terjadinya suatu hal yang tidak diinginkan pada Chaca.
"Sebelum saya lakukan penjemputan itu saya melakukan tanya ke dokter, dokter menyampaikan ternyata dia (Chaca) nggak jalankan treatmentnya dan minum obat selama 4 bulan. Gimana klo dia nggak minum, dia akan melakukan hal-hal impulsif, apakah saya sebagai orangtua akan mendiamkan anak melakukan hal-hal itu? Tentu tidak," tegas Riyanti saat ditemui di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/8) siang.
"Saya jemput dia di apartemen. Kita jemput, dari dia sama sekali nggak ada perlawanan, dia hanya bilang mau telepon pengacaranya. Setelah telepon pengacaranya, dilakukan treatment sama sekali nggak ada perlawanan. Akhirnya dia ke mobil, sama sekali nggak pingsan dan lemas. Sampai di RS, dia jalan sendiri, naik tangga nggak ada teriak-teriak seperti yang diberitakan," kisahnya.
Riyanti pun menolak kabar yang menyebutkan selama dirawat di rumah sakit, kamar Marshanda selalu dijaga oleh beberapa orang preman. Pembatasan pengunjung yang boleh menjenguk Marshanda saat itu hanya berdasarkan saran dari pihak rumah sakit agar Marshanda dapat beristirahat dengan tenang.
"Saya nggak taruh preman, sama sekali tidak. Saya membatasi pengunjung, itu masukan dari perawat supaya istirahat lebih lama," tandasnya.
Bahkan Riyanti juga mengungkapkan bahwa Marshanda sempat memintanya datang ke rumah sakit beserta Sienna seperti tidak ada masalah apa-apa antara Marshanda dengan dirinya.
"Dia yang minta saya ke RS. Kita bisa ngobrol, mendapat kemesraan layaknya keluarga. Saya bawain makanan, makan sama-sama. Dia dengan senang hati dijenguk. Sangat berbeda dengan apa yang diberitakan. Sebelum keluar RS dia cium saya, peluk saya. Baik-baik semua nggak ada sama sekali seperti yang diberitakan. Saya sangat syok saat keluar ada berita seperti itu." terangnya.
(wk/)