Tenaga kratif Indonesia dipandang sudah mampu untuk membuat produk animasi dengan karakter lokal Indonesia.
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 Agustus 2014 - 17:24 WIB
WowKeren - Animasi "Upin Ipin", "Shaun The Sheep" merupakan contoh film animasi yang penayangannya sukses di Indonesia. Keberhasilan animasi-animasi buatan luar negeri ini menarik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu untuk mendukung industri kreatif digital dalam negeri.
Mari menceritakan bahwa Di Malaysia dukungan modal dan infrastruktur untuk bidang ini sudah cukup baik, berbeda dengan kondisi dalam negeri. Di Indonesia, biasanya pelaku industri kreatif kesulitan dalam mencari dana dari Perbankan.
Mari sangat yakin produk animasi tenaga kreatif Indonesia tidak kalah dengan negara lainnya dan mampu bersaing. "Jangan khawatir, produk asal Indonesia asli dengan karakter lokal nantinya bisa bersaing dengan produk asing," ujar Mari.
Memang benar, salah satu contohnya adalah film animasi hasil produksi Achmad Rofiq dari DGM Animation yang berjudul "Kuku Rock You" pernah menang di kompetisi Asiangraph tahun 2008 di Jepang. Hal tersebut menandakan adanya harapan memajukan bidang industri kreatif digital di Indonesia. Hanya saja ada hambatan sendiri untuk saat ini selain masalah pendanaan.
Menurut Mari seperti yang dilansir Liputan6.com, sekarang ini tenaga kreatif Indonesia masih banyak yang bertindak sebagai OEM (Original Equipment Manufactu) atau pihak ketiga untuk perusahaan terkenal di dunia. "Kita harapkan agar anak kreatif Indonesia tidak hanya menjadi OEM saja, maunya sih mereka tak hanya membuat produk untuk perusahaan lain. Pemerintah akan berusaha untuk membuat iklim yang kondusif agar industri kreatif digital Indonesia bisa lebih berkembang." kata Mari.
(wk/)