Sony mengumumkan kerugian tahunan mereka meningkat hingga 25 triliun karena lesunya segmen smartphone mereka.
- Tim WowKeren
- Kamis, 18 September 2014 - 14:41 WIB
WowKeren - Meski tak kalah aktif dalam mengeluarkan produk berkualitas dari vendor lainnya, Sony rupanya masih belum bernasib baik. Perusahaan asal Jepang itu terancam rugi besar dan harus mengurangi jumlah pegawainya hingga 15 persen.
Sony berencana melakukan PHK pada sekitar 1.000 orang karyawan di divisi telepon selular yang memproduksi Sony Xperia. Kebijakan ini diambil karena penjualan smartphone Sony jeblok di pasaran.
Seperti laporan Zdnet, Sony mengumumkan kerugian tahunan mereka meningkat hingga USD 2,15 miliar atau sekitar Rp 25 triliun. Kerugian ini membengkak empat kali lipat dari perkiraan sebelumnya yang hanya Rp 6 trilunan.
Menurut Sony, kerugian besar itu dikarenakan lesunya segmen smartphone mereka. Prediksi penjualan smartphone sektor kelas menengahnya juga meleset. Belum lagi, mereka masih harus bersaing dengan smartphone murah buatan Tiongkok lainnya.
Informasi mengenai detil pengurangan jumlah staff baru akan diumumkan pada Oktober mendatang. Selain PHK, perusahaan pimpinan CEO Kazuo Hirai ini tidak akan membagi dividen untuk pertama kalinya sejak melantai di Bursa Tokyo pada 1958 lalu.
Meski begitu, Sony masih bisa berharap bangkit dengan meraup keuntungan dari smartphone Xperia Z3 yang sudah teruji mampu bersaing di pasaran melawan smartphone Samsung dan Apple. Xperia Z3 dan Xperia Z3 Compact dirancang anti air dan debu serta memiliki G-lens yang mampu menangkap video 4K dengan kualitas Full HD.
(wk/)