Heboh Wacana Tutup Twitter, Menkominfo Tegaskan Belum Akan Terjadi
SerbaSerbi

Tifatul Sembiring membantah dirinya berniat menutup Twitter meski hashtag #ShameOnYouSBY jadi trending topic dunia.

WowKeren - Sebuah wacana untuk menutup Twitter akhir-akhir ini santer diperbincangkan. Kabarnya, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Tifatul Sembiring, sempat berkicau di akun Twitternya mengenai usulan menutup situs mikroblogging itu. Pasalnya, hingga kini belum ada pemerintah yang bisa campur tangan untuk mengontrol Twitter.

"Beberapa negara seperti Turki, Arab Saudi, Mesir pernah menutup Twitter," kicau Tifatul, Minggu (28/9). "Indonesia belum pernah menutup Twitter. Ada usulan?"

"Hampir tidak ada pemerintahan yang bisa mengontrol Twitter, termasuk USA," sambungnya. "Apalagi hanya urusan TT (trending topik) yang digemari anak-anak yang belum akil baligh ini."

Meski begitu, Tifatul sendiri akhirnya mengaku bahwa bukan dirinya yang ingin menutup Twitter. Tetapi ia tidak bisa menjamin Twitter akan tetap diperbolehkan di Indonesia pada era kepengurusan Menkominfo selanjutnya.


"Jadi sekali saya tegasken, tidak benar itu, isu-isu yang mengataken bahwa Twitter akan ditutup di Indonesia," kicau Tifatul di akun @tifsembiring, Minggu (28/9). "Entah oleh menteri berikutnya."

Seperti yang diketahui sebelumnya, wacana penutupan Twitter beredar setelah hastag #ShameOnYouSBY muncul sebagai reaksi hasil sidang pembahasan RUU Pilkada di DPR yang memutuskan pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Tagar ini bahkan sampai menyita banyak perhatian dunia internasional karena menduduki peringkat ketiga terpopuler Twitter secara global.

Hashtag itu kemudian menghilang meski sudah disebut di 253.079 tweet. Berkaitan dengan hal ini, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail Cawidu, memastikan menghilangnya hashtag #ShameOnYouSBY di trending topic Twitter bukan atas permintaan Kominfo.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!