Berdandan Ala Geisha di Vogue, Miranda Kerr Dikritik Warga Jepang
Selebriti

Miranda yang menghiasi edisi ultah ke-15 Vogue Jepang dianggap tidak mencerminkan budaya dengan berdandan ala geisha, samurai dan Hatsune Miku.

WowKeren - Miranda Kerr baru-baru ini mendapatkan kritik ketika memamerkan fotonya lewat Instagram. Foto tersebut merupakan hasil pemotretan untuk majalah Vogue Japan. Ternyata dandanannya ala Geisha, Samurai dan Manga itu menuai keberatan dari warga Jepang.

Dalam sesi pemotretan yang didukung oleh Anna Dellarusso sebagai fashion stylist dan Sam Mcknight sebagai hair stylist ini menghasilkan 4 foto. Foto pertama menampilkan Miranda yang berdandan ala Geisha dengan menyanggul tinggi rambutnya. Sedangkan saat tampil seagai samurai, ia mengenakan celana longgar khas Jepang. Lalu foto terakhir menampilkannya bercosplay ala Hatsune Miku dengan rambut panjang yang dikucir dua dan kimono putih.

Meski terkenal di Jepang, Miranda dicap sama sekali tidak mencerminkan budaya Negeri Sakura tersebut. Foto yang dibuat pada 19 September itu merupakan hasil jepretan fotografer Mario Testino untuk edisi ulang tahun Vogue Japan yang ke-15. Beberapa berpendapat seharusnya Mario memakai model Jepang asli namun ia menjelaskan alasannya memilih tema itu untuk mantan istri Orlando Bloom tersebut.


"Saya ingin merepresentasikan Jepang klasik dan modern dalam 3 karakter tersebut," tutur Mario Testino. "Jepang memiliki Geisha, Samurai, dan juga Manga. Dan Saya berharap bisa mengekspresikan ketiganya melalui Miranda untuk masyarakat Jepang."

Penampilan ala Jepang Miranda ini bukan satu-satunya yang dikritik. Sebelumnya, Katy Perry juga pernah menggunakan kostum Geisha ketika membuka acara American Music Awards 2013 dengan membawakan "Unconditionally". Katy dianggap tidak pantas menggunakan kostum itu karena dikhawatirkan mengundang stereotipe yang yang kurang baik terhadap Geisha.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait