Ini Cara Orang Abad 17 Tangani Jasad Vampir
Nasional

Ilmuwan menemukan enam kuburan diduga vampir di Polandia dan menjelaskan ritual penduduk abad 17 dalam menangani jasad Vampir.

WowKeren - Keberadaan vampir sangat ditakuti pada abad ke 17 dan 18 di Eropa. Karena terlalu takut pada sosok penghisap darah yang digambarkan seram dengan gigi bertaring tersebut, para penduduk melakukan segala acara untuk mencegah vampir berkeliaran.

Ilmuwan pernah menemukan enam kuburan diduga vampir dari abad 17 tersebut di Polandia. Keenam vampir itu dikubur dalam keadaan yang tidak biasa. Para ilmuwan mendapati leher sebagian vampir dibelenggu dengan arit sedang pada bagian bawah dagu vampir lainnya disisipkan batu berukuran besar.

Bedasarkan penelitian, penggunaan arit dan batu besar pada keenam jasad vampir tersebut memiliki maksud tersendiri. Arit yang melintang di leher vampir dimaksudkan akan dapat memotong leher vampir disaat kebangkitan, sedangkan batu yang disisipkan di bawah dagu vampir dimaksudkan agar vampir tak bisa menggigit.


Tindakan penduduk abad 17 pada jasad vampir tersebut terus-menerus dilakukan sehingga menjadi semacam ritual pada zaman itu. Penelitian tentang hal ini pun telah diterbitkan dalam jurnal Public Library of Science ONE.

Hanya saja, dalam publikasi penelitian tersebut ilmuwan punya pendapat berbeda. Mereka menyebutkan jasad-jasad itu bukanlah vampir melainkan korban meninggal akibat sakit kolera.

"Orang-orang dari periode pasca-abad pertengahan tidak mengerti bagaimana penyakit kolera menyebar. Bukannya menggunakan penjelasan ilmiah untuk menjelaskan wabah penyakit ini, kematian akibat kolera dijelaskan secara supranatural. Dalam hal ini dikaitkan dengan vampir," kata Dr. Lesley Gregoricka, dari Universitas Alabama Selatan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!