Gelaran pertama Festival Jazz Kota Tua padukan budaya nasional dan daya tarik global musik jazz.
- Tim WowKeren
- Jumat, 12 Desember 2014 - 08:20 WIB
WowKeren - Dewa Budjana, gitaris Gigi yang turut mengisi acara mengungkapkan lokasi bersejarah dan budaya Kota Tua Jakarta akan mempengaruhi penampilan para musisi jazz termasuk dirinya. Untuk itu akan banyak kejutan-kejutan di acara tersebut. Bahkanmusisi asal Bali bernama lengkap I Dewa Gede Budjana itu memastikan akan tampil beda.
"Hal yang beda karena di tempat ini peninggalan budaya, jazz dari sini, kalo nggak salah bapaknya Van Halen mainnya di sini," terang Dewa saat ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (11/12). "Saya akan tampil bersama Sadu Rasidi (bass), Yandi (drum), Sri Hanuraga. Kebetulan 7 album solo yang udah beredar, tinggal pilih lagu dari beberapa lagu itu."
Acara yang diprakarsai musisi Dwiki Dharmawan dan didukung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta itu akan menampilkan sederet musisi jazz lainnya yang tak asing lagi namanya. Seperti Krakatau, Dewa Budjana Quintet, Simak Dialog, Bandanaira, Sri Hanuraga, Yuri Jo Collective, Ligro Trio, Nial Djoeliarso Trio, Rio Moreno Latin Combo, Ina Ladies dan Dwiki Dharmawan World Peace Orchestra. Sedangkan talenta muda yang turut unjuk kebolehan ada Tesla Manaf, Hajar Bleh Big Band, Farabi Percussion Ensemble, WTF, KeubitBit Acehneese Jazz, RGP Project, Lantun Orchestra feat Intan Soekotjo serta Farabi 'Rising Stars' with Ify Blink dan Ita Purnamasari.
Untuk musisi international yang hadir ada Beledo (gitaris asal Amerika Serikat), Dale Barlow (Saxophonist asal Australia) dan Steve Thornton (perkusionis kelahiran Brooklyn New York, yang menetap di Malaysia). Acara akan dimulai pukul 09:00 hingga 24:00 WIB dan penampil dibagi dua panggung berbeda, Stage Museum Sejarah Jakarta dan Stage Museum Seni Rupa dan Keramik yang ada di Taman Fatahilah, Museum Sejarah Jakarta.
Menurut Dwiki, adanya even seperti ini sangat bagus, apalagi jika diselenggarakan di setiap kota-kota Indonesia. "Saya sangat terobsesi untuk membuat lagi event-event seperti ini di pulau-pulau terluar di Indonesia, sudah dilakukan di Sabang Aceh, Kupang NTT, Papua, semoga tahun depan ada, dan akan didukung oleh Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertahanan," terangnya.
(wk/)