Pihak Malaysia menyebut telah terjadi tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh B1A4 saat fanmeeting akhir minggu lalu.
- Tim WowKeren
- Selasa, 13 Januari 2015 - 12:56 WIB
WowKeren - Fanmeeting seharusnya menjadi momen yang menyenangkan antara fans dan idolanya. Namun, tidak demikian yang terjadi ketika B1A4 menggelar fanmeeting di Malaysia, Sabtu (10/1).
Dalam acara temu penggemar itu, CNU cs memilih seorang fans yang beruntung untuk naik ke atas panggung dan memainkan parodi drama. Parodi tersebut meliputi pegangan tangan, berpelukan dan mencium kening.
Namun, momen tersebut mendapat kritik pedas dari Department of Islamic Development Malaysia (JAKIM) dan Federal Territory Islamic Affairs Department (JAWI). Mereka menilai semua itu adalah bentuk pelecehan seksual dan melanggar ajaran Islam.
Mengenai hal tersebut, agensi B1A4 segera memberikan tanggapan. "Rumor yang menyebut itu sebagai pelecehan seksual adalah salah. Acara itu adalah sebuah parodi film dan drama. Sebelum fanmeeting, kami mengumumkan adanya momen tersebut dan mendapat persetujuan sebelumnya," tutur perwakilan WM Entertainment.
"Suasana di lokasi saat itu sangat bagus dan mempertimbangkan budaya Islam, kami berhati-hati hingga MC bertanya lagi kepada pemenang (fans yang beruntung)," lanjut jubir agensi. "Ini semua bergantung dai cara pandang seseorang. Kami akan lebih memperhatikan budaya yang bersangkutan di kesempatan yang akan datang dan kami akan bekerja lebih keras untuk menyiapkan fanmeeting yang dapat dinikmati fans internasional. Kami akan lebih berhati-hati."
(wk/)