Fitur 'Pengendus Polisi' Waze Dianggap Jadi Ancaman
SerbaSerbi

Pihak kepolisian menganggap fitur tersebut dapat memudahkan para pengintai untuk mencelakai polisi.

WowKeren - Waze menjadi populer beberapa tahun belakangan ini. Layanan navigasi berbasis pengguna yang memiliki kemampuan melacak titik macet dan titik keberadaan polisi merupakan keunggulan yang dimiliki oleh Waze. Namun rupanya keunggulan tersebut justru dimaknai sebagai ancaman bagi pihak kepolisian di Amerika Serikat.

Mereka menganggap fitur Waze yang dapat melacak keberadaan polisi dapat memudahkan para pengintai badan hukum atau yang disebut dengan cop killers untuk menemukan target. Karena itulah pihak kepolisian Amerika Serikat meminta Google sebagai perusahaan yang mengakuisisi Waze, untuk menonaktifkan fitur tersebut.

"Sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Polisi Daerah Bedford, Mike Brown. Tak hanya itu, kepolisian juga meminta dukungan dari berbagai badan penegak hukum agar bersatu menekan Google.


Sementara itu, pihak Waze mengklaim keamanan adalah prioritas yang mereka pegang. Menurut pihak perusahaan, informasi di Waze tidak datang dari layanan navigasi ini melainkan dari para pengguna. Jika ada informasi terkait keberadaan polisi di satu titik tertentu, maka itu berasal dari sesama pengguna.

"Kami telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan departemen transportasi di seluruh dunia dalam hal berbagi informasi di jalanan," jelas pihak Waze. "Hal ini dimaksudkan untuk membantu para pengguna jalan mengakses informasi terkait keamanan di jalan, alternatif jalan cepat, dan hal-hal terkait."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!