1D harus membayar uang jaminan lantaran video merokok ganja Zayn Malik dan Louis Tomlinson.
- Tim WowKeren
- Jumat, 20 Maret 2015 - 14:00 WIB
WowKeren - Mei 2014 lalu, fans One Direction dikejutkan dengan beredarnya video merokok ganja yang dilakukan Zayn Malik dan Louis Tomlinson. Dua member 1D itu ketahuan merokok ganja, mengumpat dan berbicara kasar ketika di dalam mobil, di tengah rangkaian konser Amerika Latin.
Siapa yang menyangka jika masalah tersebut akan berbuntut pada konser yang akan digelar 1D di Filipina besok? Boyband yang digawangi Harry Styles cs ini memang dijadwalkan akan menggelar konser di Manila, Filipina pada 21 dan 22 Maret 2015. Namun, gara-gara video Zayn dan Louis, pihak 1D pun diharuskan membayar jaminan.
Pihak imigrasi Filipina mewajibkan Zayn Malik dan Louis Tomlinson membayar jaminan masing-masing sebesar USD 5000 (setara Rp 65 juta) untuk izin kerja spesial. Pihak imigrasi menyebut jaminan tersebut merupakan "perlindungan untuk kepentingan publik". Tak main-main, Elaine Tan dari Imigrasi Filipina mengatakan jika 1D tidak membayarkan uang sebelum konser, maka boyband asal Inggris ini terancam tak bisa melakukan pertunjukan musik di sana.
"Apa yang terjadi dilakukan untuk melindungi publik di mana setiap personel tak boleh melakukan pelanggaran selama berada di Filipina," kata Elaine Tan. Christine Ching selaku juru bicara Anti-Drugs Advocate juga memberikan pernyataan serupa dengan Elaine Tan.
"Kami ingin melihat talenta murni mereka," kata Christine Ching. Christine mengatakan bahwa produser akan langsung ke pihak imigrasi untuk membayarkan denda tersebut. Nantinya One Direction juga akan diawasi Drug Enforcement Agency di Filipina.
Christine Ching menambahkan bahwa mereka mulai khawatir dengan popularitas One Direction yang bisa berpengaruh pada kaum muda di Filipina. Apalagi pelantun "Steal My Girl" tersebut termasuk band Inggris yang sukses.
(wk/)