Tur telanjang tersebut dikhususkan hanya untuk para pengunjung yang berusia 18 tahun ke atas.
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 Maret 2015 - 07:58 WIB
WowKeren - Batasan tipis antara seni dan pornografi kerap kali membuat telanjang disebut sebagai hal yang tabu. Meskipun demikian, hal tersebut dipuja dan dianggap sebagai bagian dari seni. Tampaknya, ini membuat sebuah museum di Australia memiliki ide untuk mengajak para pengunjung tur berkeliling sambil telanjang.
Tur telanjang ini digelar di National Gallery of Australia. Pameran yang bertajuk "James Turrel: A Retrospective" tersebut memamerkan karya-karya seniman berkebangsaan Amerika berusia 70 tahun. Museum itu pun mengajak seniman Stuart Ringholt untuk berkolaborasi dalam tur telanjang tersebut.
Stuart berpendapat ketelanjangan benar-benar penting untuk sejarah seni. Hal tersebut dikarenakan ada banyak karya yang juga menampilkan sisi telanjang dari seorang manusia.
Tur telanjang tersebut dikhususkan hanya untuk para pengunjung yang berusia 18 tahun ke atas. Selain itu, tur ini dibatasi hanya boleh diikuti oleh 50 orang saja dan museum pun sengaja ditutup. Hingga saat ini, tur-tur serupa mulai diikuti oleh museum-museum lainnya di berbagai negara.
(wk/)