Video berdurasi 2,5 menit ini menunjukkan kejadian salju longsor di puncak gunung Himalaya, Everest.
- Tim WowKeren
- Senin, 27 April 2015 - 18:39 WIB
WowKeren - Pendaki asal Jerman, Jost Kobush, mengabadikan kejadian longsor di gunung Everest yang menerjang para pendaki. 18 orang dinyatakan tewas dan lainnya luka parah.
Video berdurasi 2,5 menit yang beredar di YouTube itu diunggah olehnya sehari setelah gempa bumi 7,9 SR mengguncang daratan Nepal. "Tanah terasa bergetar akibat gempa bumi tersebut, dan setelah kami melihat sejumlah orang berlari, kami pun berlarian untuk menyelamatkan nyawa," tulis Jost dalam deskripsi video tersebut.
Dalam video tersebut terlihat para pendaki, beberapa sedang berjalan melanjutkan perjalanan dan ada pula yang sedang bercanda. Namun, sesaat kemudian suara canda tersebut berubah menjadi teriakan karena panik.
Dari atas tampak seperti awan tebal namun ternyata itu adalah longsoran salju dari gunung Everest. Orang yang merekam video tersebut lantas tak menghentikan rekaman videonya sambil berlindung di tenda dan menutup diri dengan jaket.
Operasi penyelamatan para pendaki gunung itu pun terhambat lantaran cuaca buruk. Dalam gempa yang terjadi Sabtu kemarin, lebih dari 3.300 orang meninggal dan 6.200 terluka, sedangkan lainnya masih belum ditemukan.
Sementara itu, tidak diketahui apakah Jost yang mengunggah video tersebut adalah juga orang yang merekamnya. Selain Jost, ada pula pendaki asal Belgia, Jelle Veyt, yang juga berada di lokasi tersebut terletak pada ketinggian 5.364 meter ketika longsoran salju terjadi. Sebagai informasi, Jost adalah seorang pendaki puncak Himalaya termuda di tahun 2014.
Inilah video yang menunjukkan situasi kejadian longsor di gunung Everest:
(wk/)