Xiaomi Nyatakan Siap Ikuti Aturan Produksi Ponselnya di Indonesia
SerbaSerbi

Xiaomi mengatakan terlalu dini untuk membahas soal pabrik dalam negeri untuk memproduksi gadget mereka.

WowKeren - Produsen ponsel dunia mulai saat ini diharuskan mengikuti peraturan pemerintah jika ingin memasarkan produknya di Indonesia. Samsung telah mengawali dengan memproduksi Galaxy S6 khusus Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Kini Xiaomi juga ikut berkomitmen serupa.

Pemerintah memang menerapkan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) bagi ponsel 4G. Xiaomi pun menegaskan siap mengikuti aturan tersebut meski belum ada keputusan berapa presentase TKDN yang diwajibkan.

"Kami siap mengikuti aturan pemerintah Indonesia," ucap Hugo Barra, VP Xiaomi Global, yang hadir di sesi bedah Mi 4i di Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2015).


Namun Hugo enggan membicarakan soal pabrik dalam negeri untuk memproduksi gadget besutannya. Menurutnya masih terlalu dini untuk dibicarakan dan menunggu keputusan resmi pemerintah.

"Sejauh ini kami belum ada rencana membuka pabrik di Indonesia. Kami masih menunggu keputusan pemerintah terlebih dulu," jelas Hugo. "Selama ini produksi kami ditangani oleh Foxconn. Dan jika membuka pabrik di Indonesia, kemungkinan kami mengikuti mereka."

Xiaomi sendiri mengaku tidak gentar dengan ketatnya persaingan gadget asal Tiongkok di Indonesia. "Kami tidak takut dengan adanya persaingan, karena Xiaomi memiliki strategi jitu, salah satunya selalu menghadirkan produk berkualitas dengan harga yang terjangkau, seperti Mi 4i yang kami luncurkan hari ini," pungkas Hugo.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!