Menurut kabar, BlackBerry akan merumahkan hampir setengah jumlah karyawannya, terutama yang berusia lanjut.
- Tim WowKeren
- Selasa, 26 Mei 2015 - 07:53 WIB
WowKeren - Kabar bahwa BlackBerry akan segera merumahkan karyawan sebenarnya bukan hal baru. Ini dilakukan untuk menyelamatkan perusahaan asal Kanada yang berjuang sangat keras di pasar smartphone itu.
Namun menurut laporan Hamilton Spectator via Business Insider, BlackBerry fokus pada pembuatan smartphone tetapi sayang kalah margin jika dibanding usaha di sektor keamanan, privasi, perangkat lunak bisnis, dan peralatan pintar. Maka dari itu, mereka memutuskan untuk memangkas jumlah pekerjanya.
"Kami terus tumbuh dalam menghadapi pelanggan di seluruh dunia," demikian pernyataan BlackBerry dalam laporan ini. "Kami terus berinvestasi dalam membawa bakat baru untuk mendukung dan fokus strategis pada perangkat lunak, perusahaan, keamanan, dan Internet of Things, misalnya."
Menurut kabar, BlackBerry akan merumahkan hampir setengah jumlah karyawannya, terutama yang berusia lanjut. Seperti yang diketahui, 7 ribu dari 16 ribu karyawan BlackBerry merupakan karyawan tua.
Kendati demikian, kabar ini belum mendapat komentar lebih lanjut. CEO John Chen hanya menyatakan Agustus lalu bahwa perusahaannya siap melakukan PHK setelah tumbuh tiga tahun serta melakukan penataan kembali tubuh perusahaan.
(wk/)