Gunung Wolf di Ekuador Erupsi Setelah 33 Tahun Tak Aktif
Nasional

Lava Gunung Wolf yang 'mati' 33 tahun ini terancam membahayakan populasi satwa langka iguana merah muda.

WowKeren - Gunung Wolf, sebuah gunung di gugusan Pegunungan Galapagos meletus untuk pertama kalinya dalam 33 tahun. Menurut Associated Press, Administrasi Taman Nasional Galapagos gunung ini kembali aktif dan bisa menyemburkan api asap serta lava pada Senin (26/5).

Gunung Wolf merupakan gunung yang terletak di Pulau Isabela. Ia merupakan salah satu gunung terbesar di Galapagos. Meski jaraknya dengan pemukiman warga cukup jauh, yakni sekitar 115 kilometer dari Puerto Villamil, erupsi ini mengancam populasi hewan langka yaitu iguana merah muda.


"Gunung berapi Wolf tidak terletak dekat daerah penduduk," demikian pernyataan dari Taman Nasional Galapagos. "Tidak ada risiko pada populasi manusia. Namun ini adalah satu-satunya habitat populasi iguana merah muda di dunia."

Gunung setinggi 1,7 km ini menjadi rumah bagi beragam flora dauna yang membantu inspirasi teori Charles Darwin. Lava gunung mengalir ke arah selatan gunung dan mungkin pula mencapai laut. Jika hal tersebut terjadi, maka kehidupan laut yang menjadi habitat kura-kura raksasa setempat juga terancam.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!