Seorang kakek yang dulunya merupakan guru sekolah Tionghoa kini tak segan berdagang roti di jalanan Surabaya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 03 Juli 2015 - 14:28 WIB
WowKeren - Wang We Ying Adi Wijaya mungkin hanya kakek yang telah lanjut usia. Namun kegigihannya menjajakan roti meski dirinya dulu adalah seorang guru Tionghoa telah menyentuh hati netter.
Netter menyoroti usaha tak henti Wang We Ying yang menjual rotinya di pinggir jalan Putro Agung tepatnya di pertigaan dari Jalan Kenjeran ke Jalan Kapas Krampung. Padahal, pria yang sudah berambut putih ini mampu memberikan kursus dari Bahasa Mandarin, Inggris, Jepang dan mata pelajaran lainnya.
Roti yang ia jual juga tak main-main kualitasnya. Menurut pengguna Facebook onotz Okta Purwandaa yang telah mengunggah gambar sang kakek, Wang We Ying membungkus rapi dengan kerdus dan plastik dagangannya. Tak cuma itu, ia juga memberikan label dan harga yang sepadan pada roti-roti yang ia jual.
Postingan yang diunggah 1 Juli lalu itu langsung dibanjiri simpati dari netter. Tak hanya kagum, netter Indonesia juga mendoakan sang kakek untuk terus sehat.
"Salut, standar tinggi sdh dipasang bpk ini utk generasi muda, md2an kita mampu melampauinya, inilah yg disebut berlomba lomba dlm kebaikan, fastabikhul khoirot..." komentar Raden Ahmad Hanum.
"Kalo minggu biasa beliau stby di gereja bethany manyar rejo dari pagi sampai sore, hari biasa di pertigaan putroagung kapas krampung tambang boyo," tambah Hendra 'Chaz' Widjaja. "Salut dgn semangatnya, semoga Tuhan selalu memberkati dgn kesehatan dan materi yg berlimpah untuk beliau. Amen."
(wk/)