Pembatalan acara hi-touch ini tak ayal membuat fans BTS di New York kecewa.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Juli 2015 - 13:40 WIB
WowKeren - Bangtan Boys yang juga dikenal sebagai BTS baru saja menghibur fans mereka di New York, Amerika Serikat, lewat konser "The Red Bullet" pada Kamis (16/7). Namun meski berjalan sukses, fans harus kecewa karena konser tersebut diakhiri lebih awal dengan hanya satu lagu encore.
Yang membuat fans lebih kecewa lagi, acara hi-touch dan photo-op ternyata ikut dibatalkan. Bahkan kini beredar kabar bahwa semua acara interaksi dengan fans di empat perhentian konser BTS di Amerika Serikat telah atau mungkin akan dibatalkan.
Staf konser mengumumkan bahwa mereka tidak mempunyai pilihan selain membatalkan acara. Hal ini dilakukan demi keselamatan para personel BTS usai beredarnya ancaman terhadap Rap Monster di Twitter dari sebuah akun bernama @glamgirl.
Banyak fans berspekulasi bahwa ancaman tersebut merupakan penyebab utama pembatalan acara. Dalam foto yang diunggahnya, @glamgirl mengancam akan membunuh Rap Monster dengan mempersiapkan sebuah pistol.
If you think it's funny and call this a joke, this totally ain't funny at all. What has life done to you? #TRBinNYC pic.twitter.com/lq7iWlWPPV
— BTS A.R.M.Y (@BTS_ARMY) July 17, 2015
Fans lagi-lagi berspekulasi bahwa ancaman tersebut dibuat usai pernyataan Rap Monster yang dinilai ofensif saat BTS diwawancarai di Melbourne. Dalam wawancara itu, Rap Monster menceritakan kesan pertamanya saat bertemu V dan J-Hope.
"Saat pertama kali bertemu V dan J-Hope, aku tidak bisa melihat mereka karena warna kulit mereka terlalu gelap," kata Rap Monster. "Jadi saat sudah malam, mereka tidak kelihatan."
(wk/)