Sebanyak 38 gadis tak tertolong dan tewas seketika, sedangkan 20 lainnya mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan.
- Tim WowKeren
- Senin, 31 Agustus 2015 - 09:25 WIB
WowKeren - Niat hati ingin mencari jodoh, namun siapa sangka justru menjemput maut. Nasib malang itulah yang tengah menimpa puluhan gadis di negeri kecil Swaziland yang letaknya terjepit diantara Afrika Selatan dan Mozambik.
Pengorbanan tersebut dilakukan oleh gadis-gadis ini untuk bersaing menjadi permaisuri Raja Mswati III. Namun belum sampai bersaing dengan menunjukkan bakat tari tradisional mereka, gadis-gadis tersebut telah meregang nyawa lebih dulu dalam perjalanan.
Para gadis tersebut naik di atas sebuah truk bak terbuka untuk menuju lokasi acara di kota Mbabane. Nahas, dalam perjalanan truk tersebut justru menabrak kendaraan lain dan terguling. "Kami sekitar 50 orang di atas truk dan menabrak sebuah mobil van," ujar Siphele Sigudla, salah satu korban selamat. Puluhan gadis tersebut kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit Raleign Fitkin Memorial di Manzini. 38 gadis tak tertolong dan tewas seketika, sedangkan 20 lainnya mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan.
Kejadian tersebut berhasil menarik perhatian pihak Lembaga Hak Asasi Manusia Swaziland, mereka meminta untuk mempertimbangkan kembali digelarnya acara yang setidaknya melibatkan 40.000 gadis yang ingin berpartisipasi. Gadis-gadis tersebut harus menyanyi, menari serta bertelanjang untuk menarik perhatian sang Raja dan keluarga kerajaan.
"Kami berharap bahwa keluarga para gadis yang tewas akan meminta pertanggungjawaban dari kerajaan," ujar juru bicara Lembaga Hak Asasi Manusia Swaziland. "Paling tidak keluarga kerajaan mau membatalkan acara tersebut untuk saat ini."
Sementara itu, acara tahunan ini telah berlangsung lama dan menjadi tradisi kerajaan Swaziland. Tahun lalu, seorang gadis berusia 19 tahun berhasil memenangkan sayembara dan menjadi istri ke-14 Raja Mswati III.
(wk/)