Kreatifnya Mahasiswa di Belanda, Buah yang Terbuang Mampu Diubah Menjadi Aksesoris
Nasional

Sisa makanan yang sudah tidak dimakan biasanya hanya dibuang begitu saja di tong sampah.

WowKeren - Apa yang terjadi dengan buah-buah yang sudah tidak dimakan? Biasanya kita hanya akan membuangnya di tempat sampah. Tapi berbeda dengan yang dilakukan oleh enam mahasiswa di Belanda.

Dalam sebuah proyek ramah lingkungan yang diberi nama "Kulit Buah Rotterdam", mereka mengubah buah busuk menjadi material mirip kulit yang mudah dibentuk dan tahan lama. "Kampus memberikan kami contoh yang sempurna terhadap Binnenrotte Square di Rotterdam, mereka memiliki pasar setiap hari Selasa dan Sabtu," ucap Hugo de Boon, salah satu dari mahasiswa yang terlibat. "Kami melihat bagaimana tempat tersebut dipenuhi sampah makanan (di akhir hari), sehingga kami menyadari ini adalah masalah yang ingin kami selesaikan dari segi pandang seorang desainer."

Setelah melewati beberapa penelitian, mereka menemukan bahwa lebih dari 3.175 kilo makanan terbuang sia-sia di akhir hari dan para pemilik stan membuang sampah mereka sembarangan untuk menghindari pembayaran. Jadi mahasiswa tersebut mulai mengumpulkan buah-buah yang ditinggalkan seperti mangga, jeruk, apel, serta buah lainnya dan menggunakannya untuk membuat material mirip kulit.

Mereka menolak menjelaskan bahan yang sebenarnya digunakan dan hanya menyebutnya "grup rahasia", tapi Hugo menjelaskan prosesnya. Mereka memulai dengan menghilangkan isi buah kemudian menghancurkannya. Selanjutnya mereka merebusnya untuk membunuh bakteri dan mencegahnya membusuk.


Setelah didinginkan, mereka menyemprotkan pasta tersebut di "permukaan yang spesifik" yang merupakan hal penting dalam proses pengeringan. Setelah kering, kulit buah siap untuk digunakan. Sebagai permulaan, tim membuat sebuah tas dari kulit buah untuk menunjukkan bahan ini bisa dibuat menjadi berbagai properti.

"Banyak orang salah paham mengira kami hanya membuat tas," ucap Hugo. "Kami membuat tas hanya untuk menunjukkan kepada publik bahwa produk tersebut dapat dibuat dari bahan itu, tapi bahannyalah yang kita buat."

Kulit buah telah menarik banyak minat dari berbagai produsen. Sebuah pembuat kursi mobil telah menghubungi mahasiswa untuk membeli produknya, tetapi mereka sekarang sedang fokus untuk menaikkan proses pembuatannya untuk kualitas yang lebih baik. "Proses produksinya membutuhkan peningkatan sesuai dengan permintaan, tapi sebelum melangkah ke sana, kami ingin menjawab pertanyaan kami tentang bahan ini," ucap Hugo.

"Yang kami inginkan dalam projek ini adalah untuk membuat orang-orang sadar tentang masalah sisa makanan, dan menunjukkan bahwa ada solusinya," tulis website resmi Kulit Buah Rotterdam. "Makanan bukan sampah, kalian hanya harus menemukan kegunaan lain untuk bahan yang tersisa. Kami menggunakan latar belakang desain kami untuk membuat solusi."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!