Kantong Ileostomy adalah kantong yang digunakan untuk menampung feses pasca melakukan operasi usus.
- Tim WowKeren
- Jumat, 04 September 2015 - 10:51 WIB
WowKeren - Sebuah kisah menginspirasi datang dari London. Seorang wanita bernama Azmina Verjee berjalan di atas catwalk dengan memperlihatkan kantong ileostomy di perutnya. Hal ini dilakukannya untuk membuktikan bahwa tubuh tidaklah harus sempurna.
"Kita sangat dibombardir dengan citra tubuh harus sempurna, tapi tubuh tidak seharusnya menjadi sempurna," ucapnya. "Hanya satu persen dari kita yang terlihat seperti orang di halaman depan majalah."
Azmina didiagnosis menderita penyakit inflamasi usus kronis saat dia berusia 14 tahun. Dua belas tahun kemudian, hidupnya berubah saat dia menjalani ileostomy.
"Bagiku ini sesuatu yang baru, bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Terkadang aku ingin berteriak dari lantai atas, karena aku merasa sangat bersyukur hidupku kembali," jelas Azmina. "Sekarang aku tidak lagi memikirkannya, karena ini adalah bagian dari hidupku."
Azmina juga menjelaskan bahwa dirinya menjadi model untuk sebuah fashion show yang dikelola oleh Ostomy Lifestyle. Semua model dalam fashion show ini adalah model yang memiliki ileostomy, colostomy atau disabilitas. "Ketika mengenakan bikini, orang akan memandang dan heran dengan kantong ileostomy ini. Tapi aku harap jika orang-orang penasaran, mereka menanyakannya langsung padaku. Ketika kamu mengetahui sesuatu, ketakutanmu menjadi hilang," imbuhnya.
Azmina sendiri tidak membiarkan kantong ileostomy itu menghancurkan kepercayaan dirinya maupun kehidupan cintanya. "Aku tidak berpikir ini membuat perbedaan terhadap sebuah hubungan. Aku memiliki pasangan yang hidup bersamaku," tuturnya. "Aku tidak berpikir orang akan peduli bagaimana seseorang pergi ke toilet, dan jika seorang lelaki bereaksi buruk terhadapnya, dia bukanlah orang yang tepat untukku."
Masa terberat dalam hidupnya adalah ketika kantong ileostomy itu belum dipasang dengan benar, yaitu ketika operasi gagal dan meninggalkan sebuah luka terbuka yang menyakitkan. Tapi sekarang dia merasa bahagia karena mimpinya untuk hidup secara "normal" telah menjadi kenyataan. Kisah ini dibagikan Azmina dalam acara kampanye cintai ususmu yang berlangsung sejak tanggal 31 Agustus hingga 6 September mendatang.
(wk/)