Meraup untung sekitar Rp 19 triliun dan bertengger di posisi ke-6 film terlaris sepanjang masa, 'Avengers: Age of Ultron' justru dianggap gagal.
- Tim WowKeren
- Jumat, 04 September 2015 - 19:15 WIB
WowKeren - Menjadi film dengan kumpulan banyak superhero menjadi satu serta deretan bintang ternama tentunya menjadikan film "Avengers: Age of Ultron" begitu digemari para penggemarnya. Meskipun meraup untung sekitar Rp 19 triliun dan bertengger di posisi ke-6 film terlaris sepanjang masa, Marvel Studios justru menganggap film besutan sutradara Joss Whedon itu gagal.
Kegagalan Robert Downey Jr. dkk dapat dilihat dari masalah jumlah pendapatan yang nyatanya masih kalah jauh dibanding film pertamanya, "The Avengers" yang berhasil meraup untung sekitar Rp 21 triliun dan berada di posisi ke-4. Selain itu, ulasan serta pujian yang kurang dari film "Avengers: Age of Ultron" menjadi hal paling disesalkan oleh pihak Marvel Studios.
Bedasarkan Rotten Tomatoes, film yang dirilis pada 1 Mei silam itu hanya mendapatkan nilai 74 persen, sedangkan film pertamanya berhasil meraih 92 persen. Penilaian kurang tersebut juga diberikan oleh Imbd dengan rating 7.8/10 untuk "Avengers: Age of Ultron", sementara "The Avengers" meraih rating 8.1/10.
Dilansir dari Cinemablend, Kamis (4/9), kegagalan tersebut nampaknya berdampak cukup serius untuk internal studio yang berada di bawah naungan Disney tersebut. Pencapaian yang tak sesuai harapan itu menyebabkan keretakan hubungan antara CEO Marvel, Isaac Perlmutter dengan Presiden Marvel Studios, Kevin Feige yang kemudian berdampak pada pembubaran Komite Kreatif.
(wk/)