I Wayan Labek menderita gangguan jiwa sejak 15 tahun lalu dan dirawat oleh kedua adiknya yang mengalami bisu dan buta sejak lahir.
- Tim WowKeren
- Rabu, 09 September 2015 - 20:27 WIB
WowKeren - Bali merupakan salah satu tujuan wisata yang sudah terkenal di mancanegara. Jika melihat hal tersebut, mungkin kita sulit percaya jika masih ada warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Dalam kunjungannya Senin (7/9) lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika berkunjung ke kabupaten Bangli. Di sanalah dia menemukan sebuah keluarga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.
Keluarga itu beranggotakan tiga orang, I Wayan Labek, Ni Made Gendok dan I Ketut Lapar. I Wayan Labek adalah kakak tertua dalam keluarga yang menderita gangguan jiwa sejak 15 tahun lalu. Sedangkan kedua adiknya mengalami bisu dan buta sejak lahir.
Dalam kehidupan sehari-hari, I Wayan dirawat oleh kedua adiknya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka mengandalkan hasil dari keterampilan memijat yang dimiliki Gendok. Bayaran yang didapat pun tidak seberapa.
"Saya bersyukur ini sudah ada yang mau membantu," ungkap Made dengan prihatin. "Tapi kalau kondisinya sama-sama susah, inilah yang harus menjadi tanggung jawab pemerintah, karena fakir miskin adalah tanggung jawab kita."
Dalam kesempatan itu, Made juga menyerahkan bantuan berupa beras, sembako serta uang tunai yang diharapkan dapat meringankan beban keluarga tersebut. Dia juga menambahkan agar rumah keluarga I Wayan diperbaiki agar lebih layak huni. "Kalau saya melihat rumahnya ini perlu kita rehab dan dibersihkan sehingga lebih layak dari saat ini," imbuhnya.
(wk/)