Bisa dari ular ini sangat mematikan dan dapat menyebabkan kematian 6 jam setelah mendapat gigitan.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 September 2015 - 08:45 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, ilmuwan di Australia telah menemukan spesies ular mematikan baru di Kimberley, Australia. Ular ini termasuk ke dalam jenis Acanthophis, jenis ular yang sangat berbisa dan banyak ditemukan di wilayah Australia, Papua Nugini, dan beberapa pulau di Indonesia.
Ular yang diberi nama Acanthophis Cryptamydros ini memiliki panjang 50 cm dan memiliki kepala berbentuk berlian. Dari hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan di Zootaxa, spesies ini menggunakan cara menunggu untuk berburu, seperti kebanyakan ular mematikan lainnya.
Menurut Paul Doughty, kurator herpetology di Western Australian Museum, ular ini sangat pandai berkamuflase dengan menyerupai batu ataupun tumpukan daun. Tidak seperti ular coklat, spesies ini sama sekali tidak bisa bergerak cepat. Mereka menggunakan ekornya sebagai umpan untuk memancing buruannya dan menyergapnya di waktu yang tepat.
Bisa dari jenis ular mematikan sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian 6 jam setelah mendapat gigitan. Sebelum antivenom ditemukan, 50 persen gigitan ular ini berakibat fatal.
(wk/)