Senin (21/9) kemarin, ratusan mahasiswa Universitas Riau terlihat berunjuk rasa di depan Mapolda Riau.
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 September 2015 - 08:20 WIB
WowKeren - Kasus kabut asap di Sumatera dan Kalimantan memang sudah menjadi bencana tahunan bagi warga Indonesia. Tentu saja hal ini membuat berang banyak pihak, termasuk para mahasiswa.
Senin (21/9) kemarin, ratusan mahasiswa Universitas Riau terlihat berunjuk rasa di depan Mapolda Riau. Mereka berorasi dan meneriakkan keinginan untuk bisa bebas dari kabut asap di masa mendatang.
Mereka bahkan sengaja membawa semen dan sebuah prasasti untuk membangun monumen asap. Tak sampai satu jam, monumen setinggi 30 cm itu pun selesai dibangun.

Para mahasiswa ini kemudian meminta Kapolda Riau, Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan, untuk membubuhkan tanda tangan di sana. Namun sayang polisi tidak dapat menyanggupi permintaan tersebut.
Dikutip dari Merdeka, pengunjuk rasa mendesak pemerintah segera menindak tegas oknum pembakar hutan dan lahan. Mereka juga berharap polisi dapat mempercepat proses penegakan hukum terhadap pelaku, dan bila diperlukan membentuk tim investigasi mafia pembakar hutan dan lahan.
(wk/)