Abigail, Wanita yang Kenakan Gaun Pengantin Berusia 120 Tahun
SerbaSerbi

Sejak melihatnya pertama kali, Abigail telah memiliki keinginan untuk mengenakan gaun itu dalam pernikahannya.

WowKeren - Banyak orang menginginkan gaun pengantin istimewa dalam pernikahannya. Bahkan, mereka rela menghabiskan banyak dana hanya untuk membuat gaun tersebut. Tapi sepertinya wanita bernama Abigail Kingston ini punya pemikiran lain.

Dalam pernikahannya pada 17 Oktober mendatang, Abigail telah memilih satu gaun istimewa untuk dikenakannya. Gaun itu bukanlah gaun baru, melainkan sebuah gaun pengantin tua yang telah dikenakan oleh banyak wanita di keluarganya sejak akhir tahun 1800-an.

Gaun ini pertama kali dikenakan oleh nenek buyut dari buyutnya, Mary Lowry Warren pada 1895. Setelah itu, semua anaknya tidak ada yang ingin mengenakannya, jadi gaun ini baru kembali dikenakan oleh cucunya 40 tahun kemudian. Abigail yang pernah melihat foto gaun ini di rumah orang tuanya, langsung menyukainya dan berpikir suatu hari dia juga akan mengenakannya.


Menurut tradisi dalam keluarga mereka, gaun berusia 120 tahun itu selalu disimpan oleh ibu dari pengantin wanita terakhir. Ketika Abigail ingin memakainya, sang ibu pun segera menghubungi bibi Odgen, ibu dari pengantin terakhir yang memakai gaun itu, dan memintanya mengirimkan gaun tersebut ke rumah Abigail. Namun, saat kardus kiriman itu dibuka, mereka sangat kecewa karena gaun itu dalam kondisi rusak.

Abigail sempat putus asa, namun akhirnya dia menghubungi Deborah Lopresti, seorang desainer pengantin dari Wilson Borough, untuk memperbaikinya. Selama 200 jam, desainer ini mencoba memperbaiki gaun ini agar seperti aslinya.

Meski sudah diperbaiki, gaun ini masih sangat rapuh. Karena itu Abigail hanya akan memakainya pada waktu resepsi setelah pernikahannya. Sementara untuk pernikahan, dia terpaksa harus mengenakan gaun yang baru.

Tak hanya gaun itu saja, Abigail juga akan memakai liontin neneknya yang diberikan sang kakek pada ulang tahun pernikahan ke-50 dan cincin milik nenek buyutnya. "Kami benar-benar bahagia dan diberkati bisa tetap menjaga tradisi ini," tutur Leslie, ibu Abigail. Dia juga senang bisa menyimpan gaun ini untuk diberikan kepada pengantin ke-12.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!