Produser SM yaitu Lee Sung Soo, berani mengungkap hal tersebut pada media Korea.
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 November 2015 - 08:38 WIB
WowKeren - f(x) saat ini disibukkan dengan comebacknya lewat lagu "4 Walls". Namun, belum lama ini, netter kembali menyoroti lagu "Red Light" yang dirilis 2014 lalu.
Topik ini sedang ramai dibicarakan setelah netter mendengar kalau "Red Light" ternyata dibuat untuk menyindir tragedi kapal Sewol. Bukan sekedar gosip, bahkan sang produser SM Entertainment sendiri yang mengungkap hal tersebut pada media DongA.
DongA baru saja bertemu dengan produser SM yaitu Lee Sung Soo. Dalam pertemuan tersebut, awalnya mereka membicarakan tentang perkembangan terakhir yang dimulai dalam sebuah perusahaan. Namun, topik semakin berkembang dan Lee Sung Soo akhirnya mengungkap hal tersebut.
"'Red Light' milik f(x) adalah lagu yang dibuat untuk mengkritik insiden kapal Sewol," beber Lee Sung Soo. "Penggunaan langsung dari kata 'tenggelam' diputuskan setelah melalui banyak perdebatan di agensi."
Tentu saja, pernyataan ini membuat publik langsung gempar. Pasalnya, awalnya lirik tersebut tak dipermasalahkan saat "Red Light" dirilis. Tapi dengan pernyataan dari sang produser, banyak yang langsung kembali menyoroti "Red Light" yang menjadi lagu terakhir f(x) sebelum ditinggal Sulli.
"Gara-gara ini banyak yang sensitif pada f(x). Tapi aku yakin ini trik SM agar f(x) terkenal," sindir netter. "Setelah mendengar itu aku malah menemukan banyak lirik f(x) yang konspirasi," tambah yang lain.
(wk/)