Saat ini, co-pilot dalam penerbangan tersebut telah dilarang terbang untuk waktu yang belum ditentukan.
- Tim WowKeren
- Rabu, 18 November 2015 - 18:04 WIB
WowKeren - Terkait aduan soal desahan yang terdengar dalam penerbangan JT 990 dari Surabaya ke Denpasar pihak Lion Air telah melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan tersebut, diketahui bahwa suara itu bukan karena terjadi hal yang tidak sewajarnya, namun akibat bibir kopilot yang terlalu dekat dengan microfon.
Dilansir dari Detik.com, hal ini diketahui dari email hasil investigasi internal yang dikirimkan oleh Direktur Umum Lion Air Edward Sirait. Dari haril klarifikasi co-pilot yang tidak disebut identitasnya itu, dijelaskan bahwa suara desahan muncul akibat suara co-pilot yang tersengal-sengal.
"Terkait dengan adanya suara mendesah yang dimaksud adalah bukan seperti yang diberitakan," ungkap Edward dalam pernyataan tertulis, Rabu (18/11). "Namun ketika co-pilot melakukan announcement, napas dari co-pilot tersebut seperti tersengal-sengal (cara bicaranya memang seperti itu)."
"Dan posisi mic pada saat itu terlalu dekat dengan bibir sehingga pada saat menarik napas atau pada saat mau berbicara terdengar seperti desahan," lanjutnya. Tak hanya itu saja, Edward juga menegaskan jika saat melakukan penerbangan kondisi co-pilot dalam keadaan sehat, tidak mabuk maupun dalam pengaruh narkoba seperti yang diberitakan.
(wk/)