Perdana Menteri Italia akan memberikan bonus Rp 7 juta kepada warganya untuk digunakan dalam kegiatan budaya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 26 November 2015 - 10:23 WIB
WowKeren - Sejak aksi teror melanda Perancis beberapa waktu lalu, negara-negara lain tampaknya mulai meningkatkan kewaspadaan. Mulai dari menyiapkan tentara maupun senjata perang lainnya, hingga berbagai cara lain seperti menggunakan hacker untuk mencegah meluasnya aksi propaganda lewat media sosial.
Namun, cara berbeda justru ditunjukkan oleh Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi. Ia sangat menentang jika teroris dilawan dengan kekerasan. Matteo menawarkan "senjata" ampuh yaitu lewat jalan seni dan budaya sebagai salah satu sarana pemersatu bangsa.
Matteo mengusulkan pemotongan pajak penghasilan perusahaan sebanyak 1 miliar Euro (Rp 14 triliun) agar dapat dibelanjakan demi upaya keamanan dan sisanya untuk program budaya. Program tersebut bertujuan membina rasa persatuan warga Italia serta memelihara warisan budaya negera tersebut.
"Apa yang terjadi di Paris mengisyaratkan sebuah langkah menuju peperangan budaya," kata Matteo seperti dilansir Time beberapa waktu lalu. "Mereka membayangkan teror, kita menjawab dengan budaya. Mereka menghancurkan patung-patung, kita tunjukkan kecintaan terhadap seni. Mereka menghancurkan buku, kita adalah negara perpustakaan."
Tak hanya itu, Matteo juga bakal memberikan bonus 500 Euro atau setara Rp 7 juta kepada warga negara Italia yang berusia 18 tahun keatas. Bonus tersebut diharapkan dapat digunakan dalam kegiatan budaya seperti menonton musik, pertunjukkan budaya dan mengunjungi museum. Hingga berita ini diturunkan, usul Perdana Menteri tersebut masih belum disetujui oleh pihak parlemen.
(wk/)