ISIS mengklaim bertanggung jawab terhadap serangan bom bunuh diri yang menewaskan pengawal kepresidenan di Tunisia.
- Tim WowKeren
- Kamis, 26 November 2015 - 13:47 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, bom bunuh diri terjadi di sebuah bus yang mengangkut pengawal kepresidenan di Tunisia. Akibatnya, 12 orang tewas dan 17 lainnya mengalami luka-luka.
Baru-baru ini , ISIS mengklaim berada di balik serangan bom bunuh diri tersebut. Sebagai bukti, ISIS juga menyertakan foto pelaku bom bunuh diri.
Dari foto tersebut diketahui, pelaku bom bunuh diri adalah seorang pria yang memakai surban dan jubah putih. Pria tersebut bernama Abu Abdyllah Tounsi, seorang militan ISIS yang diduga adalah warga Tunisia.
Dari hasil investigasi diketahui jika bom yang digunakan dalam serangan itu adalah bom plastik Semtex yang diduga berasal dari Libya. Sejak terjadi serangan tersebut Tunisia telah menerapkan keadaan darurat.
Sebanyak 6000 pasukan keamanan telah diterjunkan untuk melakukan penjagaan. Tidak hanya itu, pemerintah juga memerintahkan menutup perbatasan dengan Libya hingga 15 hari mendatang.
(wk/)