#LuhutTakutMedsos Jadi Cara Netter Kritik Menkopolhukam
Nasional

Tagar ini bahkan sempat masuk ke dalam daftar topik terpopuler di Indonesia.

WowKeren - Semenjak dikeluarkan pada 8 Oktober lalu, surat edaran kebencian memang mendapat tanggapan beragam dari para pengguna media sosial. Terkait dengan surat edaran tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan pun ikut memberikan tanggapan.

Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan untuk kepentingan nasional, bukan sekadar alat membuat uang dan penghasilan. "Bangsa ini harus disiplin. Negara demokrasi tetap harus ada aturannya. Jika tidak ditertibkan, maka akan banyak (aksi) anarkis, ," ungkap Luhut kepada Republika Online pada Kamis (26/11).


Pernyataan Luhut ini pun langsung mendapatkan banyak kritikan dari para netter. Mereka menggunakan Twitter sebagai media untuk menyampaikan kritik dan membuat tagar #LuhutTakutMedsos. Bahkan, tagar ini sempat masuk ke dalam jajaran trending topik di Indonesia.

"Mengagungkan Demokrasi tapi takut dgn suara kritis sama lucunya dgn bicara Cinta tapi takut dgn Rindu #LuhutTakutMedsos" ungkap seorang netter. "Tampang sangar, kumis tebal, jabatan ideal, takut sama media sosial :)) #LuhutTakutMedsos," imbuh lainnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!