Kasus HIV AIDS di Indonesia Meningkat, Apa Sebabnya?
Nasional

Data Kemenkes mencatat ada setidaknya 184.929 kasus HIV sejak tahun 2005 hingga September 2015.

WowKeren - Jumlah kasus penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) secara umum meningkat setiap tahunnya. Peningkatan jumlah kasus ini terjadi karena semakin banyaknya masyarakat yang sadar dan melakukan tes HIV.

Peningkatan jumlah kasus HIV dan AIDS di Indonesia sendiri mirip dengan fenomena gunung es, di mana hanya sedikit saja dari jumlah kasus sesungguhnya yang terdeteksi. Namun seiring dengan kesadaran masyarakat melakukan tes, fenomena ini perlahan-lahan mulai terangkat.

"Makin banyak terdeteksi, makin terangkat gunung esnya," ungkap Direktur Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Sigit Priohutomo di gedung Kemenkes, Senin (30/11). "Semakin banyak juga masyarakat yang mau melakukan tes dan mengetahui statusnya."


Hal ini juga berkaitan dengan adanya pergeseran target dari program deteksi dan skrining. Jika dulu tes hanya dilakukan pada kelompok kunci yang diduga mengidap HIV, kini tes juga dilakukan pada populasi umum, terutama ibu rumah tangga. Menurutnya, ibu rumah tangga merupakan salah satu kelompok pengidap HIV yang tinggi.

Kemenkes juga mencatat setidaknya ada 184.929 kasus HIV yang diperoleh dari laporan layanan konseling dan tes HIV dari tahun 2005 hingga September 2015. Dari kasus-kasus tersebut, jumlah tertinggi berada di wilayah DKI Jakarta sebanyak 38.464 kasus disusul Jawa Timur dengan 24.104 kasus, Papua 20.147 kasus, Jawa Barat 17.075 dan Jawa Tengah 121.267 kasus.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!