Menurut badan intelijen Amerika Serikat, ISIS bisa menyalahgunakan paspor Suriah palsu untuk masuk ke berbagai negara.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 12 Desember 2015 - 11:49 WIB
WowKeren - Nama kelompok militan ISIS hingga kini masih kerap diperbincangkan publik. Baru-baru ini, diketahui jika ISIS tak hanya kompeten menggunakan senjata namun juga mampu membuat paspor sendiri.
Dilansir dari ABC News, Kamis (10/12) lalu, badan intelijen Amerika Serikat menduga ISIS memiliki mesin pencetak paspor. Bukan tanpa alasan, dugaan ini diperkuat dengan temuan paspor Suriah yang senantiasa ada di lokasi-lokasi penyerangan ISIS. Sebut saja dua pelaku bom bunuh diri di Paris 13 November lalu.
Kemampuan ISIS memproduksi paspor palsu itu dikhawatirkan akan digunakan untuk menyusup ke berbagai negara. Jika benar, maka tidak ada cara lain kecuali meningkatkan prosedur keamanan bagi pendatang yang memasuki wilayah setempat.
"Komunitas intelijen khawatir mereka memiliki kemampuan untuk memproduksi paspor palsu, yang tentu saja ini butuh perhatian lebih," kata Direktur FBI, James Comey. "Jika ISIS telah mampu memperoleh paspor atau mesin yang membuat paspor yang sah, ini akan menjadi risiko keamanan utama di Amerika Serikat," imbuh mantan pejabat intelijen sekaligus konsultan ABC News, John Cohen.
Sementara itu, sumber lain menambahkan bahwa di Suriah, paspor palsu sangat lazim ditemui. Orang-orang di sana bahkan tidak melihat hal ini sebagai sesuatu yang ilegal. "Paspor palsu di Suriah bisa diperoleh dengan biaya Rp 2-5 juta dan untuk stempel palsu juga dikenai biaya yang sama," kata sumber tersebut.
(wk/)