Sebanyak 50 tentara wanita dari Suriah Timur membentuk brigade dan siap berperang melawan ISIS.
- Tim WowKeren
- Senin, 14 Desember 2015 - 15:48 WIB
WowKeren - Perang melawan militan ISIS makin gencar dilakukan, bahkan oleh Suriah sendiri. Baru-baru ini, puluhan tentara wanita asal Hasakeh, Suriah Timur menunjukkan kepiawaian mereka menggunakan senjata.
Ada sekitar 50 tentara wanita Kristen Suriah membentuk brigade bernama "Female Protection Forces of the Land Between the Two Rivers". Tempat yang dimaksud adalah Syriacs, letaknya ada diantara Sungai Eufrat dan Tigis. Sebuah wilayah yang sebagian besar warganya memeluk agama Kristen.
Para tentara ini terdiri atas wanita-wanita setempat dari berbagai golongan usia. Salah satu dari mereka, Lucia yang baru berusia 18 tahun bahkan berencana menjadi penembak jitu dalam brigade tersebut. "Saya bertarung dengan senapan Kalashnikov, tapi saya belum siap untuk menjadi sniper elit," kata Lucia.
Tak hanya itu, sebelumnya juga ada sekelompok tentara wanita yang tergabung dalam Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG). Mereka pernah berkoalisi dengan tentara wanita Kristen Syriacs, Suriah dan terlibat suatu pertempuran melawan ISIS ketika merebut kembali wilayah Al-Hol belum lama ini.
(wk/)