Tak Hanya Nabi, Gafatar Juga Punya Struktur Bagan Pemerintahan
Nasional

Gafatar memiliki struktur pemerintahan yang lengkap seperti ada gubenur dan kepala pemerintahan dalam organisasinya.

WowKeren - Selain Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), nama organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) juga menjadi perhatian tersendiri di Indonesia. Menurut Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, gerakan ini berawal dari Alqiyadah Al Islamiyah yang dipimpin oleh Ahmad Musadeq.

Musadeq mengaku sebagai nabi baru dan membawa pemahaman yang salah dari agama Islam. Musadeq menghalalkan pengikutnya untuk tak wajib menuaikan shalat, puasa bahkan menginjak kitab suci Al-Qur'an.

"Ahmad Musadeq mengaku sebagai nabi baru Gafatar yang membawa paham menyimpang agama yang khususnya Islam seperti tak wajib shalat, tak wajib puasa, dan lain sebagainya," ujar Badrodin dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Senayan, Jakarta, Senin (25/1). "MUI sudah mengeluarkan fatwa, kelompok ini masuk kategori aliran sesat."


Tak hanya itu saja, menurut anggota DPR dari Fraksi Hanura, Sarifudin Suding, Gafatar merupakan organisasi masyarakat yang harus ditanggapi dengan serius. Pasalnya, Gafatar tak hanya punya nabi baru namun juga struktur pemerintahan layaknya sebuah negara.

"Ini serius Gafatar. Dalam praktiknya, mereka ini seperti punya bagan, struktur pemerintahan sendiri," ungkap Suding. "Mereka ada gubernurnya, kepala pemerintahannya. Ini harus dicek, dilihat."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!