Kabar mengenai pesawat Lion Air dan Garuda Indonesia 'nyaris' bertabrakan di Bali dibantah oleh AirNav.
- Tim WowKeren
- Jumat, 12 Februari 2016 - 09:33 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, kabar mengenai pesawat Garuda Indonesia dan Lion Air "nyaris" bertabrakan santer terdengar. Hal itu berdasarkan penuturan dari salah satu penumpang di pesawat Garuda Indonesia GA 340 Surabaya-Denpasar.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono buka suara. Ia membantah kabar yang menyebutkan jika dua pesawat tersebut hampir bertabrakan.
"Nggak nyaris tabrakan, itu pesawat dua-duanya holding dalam rangka mau turun (ke Bandara Ngurah Rai Denpasar)," ujar Wisnu dilansir dari Detik, Kamis (11/2). "Kemarin ada cuaca buruk kemudian antrean panjang. Lion di 16 ribu feet, Garuda di 17 ribu feet."
Wisnu mengungkap, ada jarak 1000 kaki antara Garuda dan Lion tersebut. Jika dilihat, jarak tersebut tampaknya memang sangat dekat. Meski begitu Wisnu menegaskan jika 1000 kaki masih merupakan standar internasional.
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Trikora Raharjo mengungkap jika pada saat itu kondisi cuaca memang sangat buruk. Bahkan, sejumlah maskapai harus batal landing dan ada juga yang delay.
"Cuaca sangat buruk dan jarak pandang kurang dari 200 meter," ungkap Trikora. "Kalau nggak salah ada 4 yang landing di Surabaya dan 6 delay dari Ngurah Rai."
Selain kedua pesawat tersebut, ada lebih dari 10 maskapai lain yang holding sebelum mendarat di Bandara Ngurah Rai, Denpasar. Bahkan, akibat cuaca buruk beberapa memutuskan untuk kembali ke bandara asal.
(wk/)