Kerispatih menceritakan kelamnya kehidupan mereka sebelum sukses di acara konser 'Mahakarya Untuk Cinta'.
- Tim WowKeren
- Senin, 15 Februari 2016 - 12:23 WIB
WowKeren - Kerispatih baru saja menggelar konser bertajuk "Mahakarya Untuk Cinta" pada Sabtu (13/2) kemarin. Dalam konser yang bertepatan dengan hari jadi Kerispatih ke-12 tersebut, band yang dibentuk pada 2003 ini membawakan 15 lagu hits.
Tak hanya menyanyi, Kerispatih juga berbagi cerita mereka selama berkarir di industri musik Indonesia dalam 12 tahun. Sebelum konser berakhir, Badai selaku leader band tersebut bercerita tentang susahnya kehidupan mereka sebelumnya.
"Kita enggak menyangka sampai saat ini bisa ke luar negeri," ungkap Badai. "Duit sama airport taxt juga pernah dibawa kabur EO jadi kita beli tiket lagi. Pernah juga ditipu sama pensi SMA."
Badai juga tak lupa menceritakan kejadian pahit yang terjadi di bandnya 2010 silam. Pada 2010, Kerispatih sempat mengalami insiden dengan hengkangnya vokalis utama mereka, Sammy Simorangkir. Setelah kejadian itu grup pelantun "Menyerah di Hadapan Cinta" ini seakan tidak terdengar lagi kabarnya.
Badai menyampaikan kalau 2010 merupakan tahun yang sulit, karena mereka dianggap tidak ada. Tetapi hal tersebut tidak membuatnya kecil hati dan selalu berdoa kepada Tuhan, sehingga konser "Mahakarya Untuk Cinta" dapat terlaksana.
"Banyak orang yang seakan skeptis sama Kerispatih enggak akan bikin konser," tambah Badai mengenai konser yang persiapannya kurang dari 2 bulan tersebut. "Tapi malam hari ini Tuhan membuktikan karya bagus dibeli sama orang-orang yang baik."
(wk/)