Pengunjung yang menonton bersama Gerhana Matahari Total meninggalkan sampah di lokasi.
- Tim WowKeren
- Rabu, 09 Maret 2016 - 13:49 WIB
WowKeren - Rabu (9/3), publik telah dihebohkan oleh Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi di Indonesia. Bahkan beberapa tempat sengaja menggelar acara "nonton bareng" (nobar) fenomena alam unik ini.
Masyarakat berduyun-duyun berkumpul di lokasi tersebut demi menonton GMT secara lebih jelas. Tempat-tempat itu contohnya seperti Planetarium di Jakarta, Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang dan pantai-pantai di kawasan Belitung.
Gerhana tersebut rata-rata terjadi mulai pukul 6 hingga 8 pagi. Setelah fenomena itu selesai wargapun dikabarkan segera bubar dan meninggalkan lokasi.
Namun, masalah baru muncul. Setelah pengunjung pergi, sampah-sampah tampak berserakan di tempat-tempat tersebut. Banyak orang yang mengabaikan sampah mereka dan meninggalkannya begitu saja.
Rata-rata sampah-sampah tersebut berupa kertas koran, botol minuman, bungkus makanan ringan dan lain-lain. Hal tersebut membuat petugas kebersihan setempat bekerja keras untuk menanganinya.
(wk/)