Sekitar 10 ribu sopir angkutan yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) akan mogok massal pada hari ini, Selasa (22/3)
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 Maret 2016 - 08:58 WIB
WowKeren - Sekitar 10 ribu sopir angkutan yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) akan mogok massal pada hari ini, Selasa (22/3). Aksi ini tentunya akan menimbulkan penumpukkan penumpang. Oleh karena itu, Dinas Perbuhungan dan Transportasi DKI Jakarta telah menyiapkan bus bantuan untuk menunjang mobilitas ibu kota.
Aksi ini dilakukan oleh pengemudi taksi dan angkutan umum untuk menuntut pemerintah menertibkan angkutan online seperti Uber dan Grab Car. Demi mengantisipasi aksi ini, Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta telah menyiapkan 197 bus. Bus ini disiapkan untuk anak sekolah dan juga warga DKI.
"Untuk bus sekolah sebanyak 140 unit akan kami operasikan semua, namun tetap memprioritaskan anak sekolah yang masuk pukul 06:30 WIB," ujar Kepala Unit Pengelola Angkutan Bus Sekolah, Moh. Insaf seperti dilansir dari Tribunnews. "Setelah itu bisa dipakai untuk mengangkut warga DKI."
Selain bus sekolah, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga menyiapkan 49 unit bus angkutan malam hari (Amari) PT Transjakarta. Kemudian 8 bus karyawan DKI Jakarta juga telah disiapkan untuk mengangkut penumpang. "Total semua ada 197 unit untuk mengantisipasi aksi ini," imbuhnya.
Sebanyak 197 unit bus ini akan ditempatkan di terminal utama di 5 wilayah DKI Jakarta. Setiap terminal akan mendapat "jatah" bus sesuai dengan kondisi di lapangan. "Kami menempatkan armada paling banyak di wilayah Jakarta Timur. Tapi semua tetap sesuai kondisi di lapangan," pungkasnya.
(wk/)