Kedua ayah siswa tersebut langsung menarik jilbab sang guru tanpa mau mendengarkan penjelasan terlebih dahulu.
- Tim WowKeren
- Kamis, 02 Juni 2016 - 15:53 WIB
WowKeren - Aksi orangtua siswa yang nekat memotong rambut seorang guru di Kalimantan Barat belum lama ini sukses menghebohkan publik. Orangtua tersebut sepertinya tak terima saat mengetahui rambut anaknya dipotong oleh guru yang bernama Jamilah binti M. Yusuf.
Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Beri Robiansyah, kejadian bermula saat Jamilah menegur dua orang siswanya di SDN 20 Sungai Radak Baru, Kalimantan Barat. Siswa berinisial PR dan DJ itu memiliki rambut panjang yang melanggar aturan sekolah.
Tegurannya itu sama sekali tidak digubris oleh kedua siswa yang duduk di kelas 5 tersebut. Jamilah yang merupakan guru honorer akhirnya bertindak dan memotong rambut kedua siswa tersebut pada Kamis (19/5).
Tindakan Jamilah ini rupanya memancing kemarahan dari orangtua siswa. Orangtua siswa itu langsung mendatangi rumah dinas Jamilah pada sore harinya. Ayah para siswa itu mendapati Jamilah sedang berada di teras rumah. Tak menunggu lama, mereka langsung menarik jilbab dan langsung memotong rambut Jamilah.
"Datang lah tiba-tiba langsung menggunting rambut, tidak ada tindakan lain. Di bagian belakang. Tidak dicukur habis hanya sebagian saja. Dipotong rambut saja. Bukan digundulin. Hanya dipotong," ujar Beri. "Prosesnya sudah jalan. Cuman kemarin itu belum bisa menghadirkan saksi kunci, yakni ibu bidan lagi ikut pelatihan. Penyelesaian harus permanen. Harkat martabat harus dijaga, wibawa sekolah harus dijaga."
Senada dengan Robi, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Yanuari Massudi juga menyampaikan hal serupa. Ia juga menyebut kedua ayah siswa tersebut marah tanpa menanyakan terlebih dahulu alasan Jamilah memotong rambut PR dan DJ.
"Informasi yang saya dapat, orangtuanya ke guru tersebut, dan langsung memegang dua tangannya," tutur Yanuari. "Jilbab dibuka kemudian dipotong rambutnya seperti guru memotong rambut anaknya. Tidak ada tindak pukulan, hanya memegang tangan dan buka jilbab lalu digunting. Dipangkas rambutnya. Setelah itu, langsung melapor ke Polsek Terentang."
Setelah kejadian tersebut, Jamilah sempat merasa takut sehingga memutuskan pulang ke rumah keluarganya. Saat ini, Jamilah dikabarkan sudah tenang dan kembali ke Terentang.
(wk/)