Dilaporkan Usai Ungkap 'Curhatan' Freddy, Haris: Ini Ancaman Pada Demokrasi
Nasional

Haris Azhar menanggapi soal pelaporan dirinya terkait "curhatan" Freddy Budiman.

WowKeren - "Curhatan" Freddy Budiman yang diungkap oleh Haris Azhar beberapa waktu lalu sempat menghebohkan publik. Namun, akibat tulisan itu Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) ini justru dilaporkan oleh pihak Polisi, TNI dan BNN ke Bareskrim Polri.

Terkait pelaporan tersebut, Haris akhirnya buka suara. Pria ini mengaku mengetahui soal itu melalui sebuah acara talkshow di televisi.

"Kira-kira begitulah," terang Haris dilansir dari Liputan 6. "Tahunya tadi malam pas di acara talkshow salah satu televisi swasta. Kadiv Humas Boy Rafli bilang sudah ada laporan kepada saya. BNN TNI kurang pasti, yang pasti laporan dari Polri ke saya."

Menurut Haris, ia memiliki niat baik dengan mengungkap soal "curhatan" Freddy Budiman. Namun itu justru dianggap buruk dan dirinya merasa didiskriminalisasi.


"Berkaitan dengan pelaporan, ini sebenarnya modus di banyak tempat. Banyak aktivis dan jurnalis yang menuntut hak mereka, tapi malah dikriminalkan. Kasus yang mereka laporkan tidak disikapi," ujar dia. "Menurut saya, ini seperti ancaman terhadap demokrasi. Orang berbicara, orang berpendapat malah dipidanakan."

Meski dilaporkan, Haris mengatakan jika ia tidak merasa keputusannya salah. Meski begitu, pria ini berpendapat jika bukan kewajibannya untuk membuktikan soal "curhatan" Freddy itu. Pasalnya ia sebagai bagian masyarakat dan hanya mendapat informasi dari masyarakat yang hanya bisa memberikan petunjuk saja.

Lebih lanjut, Haris mengatakan jika TNI, Polri dan BNN sebagai institusi milik publik seharusnya bisa memberikan rasa aman pada masyarakat. Apalagi di saat seperti ini saat publik resah lantaran peredaran narkoba.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!