Tri Rismaharini menjelaskan soal permintaan maafnya dan menegaskan posisinya untuk Pilgub DKI 2017.
- Tim WowKeren
- Jumat, 05 Agustus 2016 - 15:27 WIB
WowKeren - Bursa pemilihan gubernur DKI Jakarta makin memanas. Apalagi belakangan nama Tri Rismaharini digadang-gadang akan mencalonkan diri. Meski belum ada pernyataan resmi, sejumlah kontroversi sudah bermunculan.
Apalagi baru-baru ini, Risma sempat membuat terkejut lantaran tiba tiba meminta maaf dan menyebut hari terakhir. Namun, pihak Pemkot Surabaya sudah menjelaskan jika Risma hanya meminta maaf menjelang habisnya bulan syawal.
Menanggapi ucapannya yang sempat membuat salah paham itu, Risma ikut buka suara. Walikota Surabaya ini menegaskan jika dirinya tak ingin ditarik ke pemilihan Gubernur Jakarta.
"Saya jangan ditarik-tarik ke pemilihan gubernur Jakarta karena justru membuat suasana semakin gaduh. Saya tidak pernah pamit," ujar Risma dilansir dari Kompas. "Meminta maaf kepada siapa saja, termasuk hadirin di satu acara, pasti saya lakukan. Sebagai pemimpin, pasti ada kekurangan sehingga wajar minta maaf. Terlebih lagi, hari ini adalah hari terakhir bulan Syawal. Minta maaf, kok, dibilang pamit. Bisa marah warga Surabaya."
Lebih lanjut, Risma juga memastikan jika dirinya masih berkomitmen untuk memimpin Surabaya. Daripada menanggapi isu pencalonannya untuk Pilgub DKI 2017, ia lebih memilih untuk mengurusi pekerjaannya.