Nindia yang masih berusia 2 minggu disandera oleh rentenir lantaran hutang.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 06 Agustus 2016 - 15:44 WIB
WowKeren - Peristiwa memilukan sempat dialami oleh keluarga Iswandi dan Amel. Pasangan muda asal Parepare, Sulawesi Selatan ini harus terpisah dari bayinya, Nindia yang masih berusia 2 minggu lantaran disandera oleh rentenir.
Amel yang khawatir kemudian melapor kepada polisi. Berkat laporan tersebut, akhirnya Nindia dikembalikan setelah disandera selama tiga hari. Meski demikian, mereka harus mencicil hutang sebesar Rp 500 ribu per minggu.
Mendengar hal tersebut, seorang dermawan bernama Yasser Latief merasa sedih. Yasser yang juga menjadi ketua Forum Pengembang Ajattapareng (FPA) melunasi hutang tersebut.
"Pertama tahu kasus ini, hati saya seperti tersayat-sayat dan geram, kok ada orang yang memanfaatkan ketidakberdayaan orang lain," ungkap Yasser dilansir dari Detik. "Saya lalu omongkan di grup WhatsAp FPA, kemudian teman-teman akhirnya turun tangan membantu kedua orangtua bayi Nindia."
Hutang tersebut merupakan biaya persalinan Nindia yang lahir pada 19 Juli lalu di RS Dr Sumantri. Hutang Iswandi yang semula hanya Rp 1,7 juta kemudian membengkak menjadi Rp 3 juta setelah 10 hari.
(wk/)