Seorang oknum satuan narkoba di Palembang ditembak usai terlibat transaksi narkoba jenis sabu.
- Tim WowKeren
- Selasa, 16 Agustus 2016 - 15:16 WIB
WowKeren - Peredaran Narkoba di Tanah Air sudah sampai pada tahap yang sangat meresahkan. Bahkan, kabarnya ada sejumlah aparat yang juga diam-diam terlibat jaringan barang haram ini.
Salah satunya seperti yang terjadi di Palembang. Diduga seorang anggota Satres Narkoba Polresta Palembang berpangkat Aiptu ditembak dalam operasi penangkapan pengedar sabu. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Djarot Padakova.
"Iya benar (ada oknum polisi). Jangan dilihat oknum saja, kan ada 3 sipil lainnya yang ditangkap," ujarnya dilansir dari Detik. "Kasus ini masih dilakukan pengembangan. Besok Kapolda akan memberikan keterangan resminya."
Operasi tersebut bermula saat Direktorat Narkoba Polda Sumsel mendapat kabar tentang transaksi narkoba. Mereka lalu melakukan penyamaran dan memesan sabu. Saat mengetahui jika yang memesan adalah polisi satu pelaku berusaha kabur hingga polisi terpaksa menembak pinggang dan kakinya.
Dari operasi itu, aparat kabarnya berhasil mengamankan sabu seberat 1 kg. Selain oknum aparat tersebut, 3 tersangka lainnya juga berhasil ditangkap.
Sementara itu, beberapa waktu lalu "curhatan" gembong narkoba Freddy Budiman sempat membuat heboh publik. Terpidana mati ini menyebutkan jika ada sejumlah pejabat dan aparat yang terlibat pengedaran barang haram ini.
(wk/)