Dua WNI ditangkap aparat Turki karena dugaan terkait dengan Gulen, apa langkah KBRI Ankara?
- Tim WowKeren
- Jumat, 19 Agustus 2016 - 16:30 WIB
WowKeren - Kudeta yang terjadi di Turki beberapa waktu lalu memang sempat menghebohkan publik. Usai kerusuhan itu berakhir pihak pemerintah langsung menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat. Nama Fethulla Gulen, seorang tokoh agama di Turki disebut-sebut sebagai salah satu dalang dalam pemberontakan itu.
Baru-baru ini muncul pemberitaan ada dua WNI yang ditangkap aparat Turki. Dua orang berstatus mahasiswi itu kabarnya tinggal di rumah milik yayasan Gulen. Hal tersebut juga dibenarkan oleh pihak Kementerian Luar Negeri.
"Dua orang mahasiswi Indonesia telah ditangkap oleh aparat keamanan Turki pada tanggal 11 Agustus 2016 di rumah tinggalnya di kota Bursa, Turki," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Lalu Muhamad Iqbal. "Saat aparat keamanan melakukan penangkapan di salah satu rumah yang dikelola Yayasan Gulen, kedua mahasiswa ada di rumah tersebut dan mengakui bahwa mereka berdua memang tinggal di rumah tersebut."
Mengetahui kabar itu, KBRI langsung meminta penjelasan dari Kementerian Luar Negeri Turki. KBRI Ankara juga memastikan WNI itu didampingi oleh pengacara.
Sementara itu, dalam kudeta yang terjadi beberapa waktu lalu 35 ribu orang ditangkap. 17 diantaranya resmi ditahan sementara lainnya diskors atau diberhentikan dari jabatannya. Kerusuhan itu juga menewaskan setidaknya 230 orang.
Fethulla Gulen sendiri menampik tuduhan sebagai dalam dibalik kerusuhan itu. Menurutnya, kudeta itu kemungkinan direkayasa oleh rezim Presiden Recep Tayyip Erdogan.
(wk/)