Berikut ini pengakuan Anang soal perampokan yang menimpa dirinya.
- Tim WowKeren
- Senin, 22 Agustus 2016 - 20:12 WIB
WowKeren - Tak ada yang menyangka bahwa dibalik liburan Anang Hermansyah dan keluarganya ke Bali, ternyata sempat terjadi peristiwa perampokan. Kejadian ini baru terungkap saat Humas Polda Bali mengungkapkannya pada awak media.
Kini, Anang pun akhirnya buka suara soal kejadian kurang mengenakkan tersebut. Musisi sekaligus anggota DPR RI ini mengungkapkan bahwa dirinya juga sempat di-BAP oleh Polda Bali karena kejadian ini. Ia mengakui ditanyai oleh polisi sejumlah pertanyaan hingga malam.
"Aku di-BAP secara cepat, maraton. Pukul 11 malam selesai," ujar Anang di kawasan Cinere, Depok, Minggu (21/8/2016). "Besoknya, mereka action dan, dalam waktu cepat, ditangani permasalahannya dengan baik."
Suami Ashanty ini mengaku bahwa ia sangat menghargai kecepatan dan ketepatan polisi dalam menangani kasus perampokan tersebut. Ia mengungkapkan rasa bahagianya karena sang perampok yang kabarnya membuat dirinya merugi hingga ratusan juta rupiah akhirnya bisa tertangkap.
"Yang aku merasa happy adalah kesigapan dari tim kepolisian terkait bagaimana sinergitas antara seluruh kepolisian yang ada di Polda Bali dalam menyelesaikan sebuah kasus," tambahnya. "Inilah yang aku bilang, tim kepolisian kita yang muda ini cukup kreatif dan agresif dalam menyelesaikan permasalahan. Baik penadah, baik larinya ke mana barang itu, segera ditangani. Makanya penadahnya ketemu, baru pencurinya ditangkap."
Menurut Anang kesigapan kepolisian ini bukan karena dirinya adalah seorang anggota DPR atau publik figur. Anang berpendapat saat ini kinerja kepolisian memang semakin membaik.
"Memang, kadang-kadang dilihat orang, 'Oh, mungkin gara-gara (yang dirampok itu) Anang. Anang anggota parlemen.' Nggak," ungkapnya. "Aku melihat cara penanganan dan komitmen kemarin itu menandakan bahwa kepolisian kita telah melakukan perubahan yang cukup baik."
Seperti yang telah diketahui, perampokan ini terjadi pada 30 Juli lalu saat Anang sekeluarga menginap di sebuah villa di Bali. Sang perampok menggasak barang-barang berharga milik Anang termasuk kamera, laptop dan ponsel. Namun pelaku tersebut akhirnya berhasil diringkus pada 17 Agustus 2016.
(wk/)