Pelaku Bom Gereja Medan Punya Kontak Langsung dengan Bahrun Naim di Suriah
Nasional

Pelaku teror bom gereja di Medan ternyata memiliki hubungan dengan tokoh ISIS Bahrun Naim.

WowKeren - Teror bom yang terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Medan beberapa waktu lalu masih menjadi sorotan. Apalagi diketahui jika pelaku, IAH adalah seorang pemuda yang masih berusia 17 tahun.

Baru-baru ini, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengungkap sebuah fakta yang mengejutkan terkait IAH. Meski beraksi sendirian dan tidak tergabung dengan jaringan teroris, pemuda itu ternyata memiliki kontak langsung dengan tokoh ISIS, Bahrun Naim.

"Dia memiliki kontak langsung dengan Bahrun Naim, yang ada di Raqqa Syria," ujarnya. Menurut Tito, aksi yang dilakukan oleh IAH itu terbilang modus operasi baru dari jaringan teroris tersebut.


"Ini fenomena baru. Lone wolf. Merekrut anak-anak di bawah 18 tahun dan kemudian membuat bom sendiri, merakit sendiri, melakukan aksi sendiri," imbuhnya.

Sementara itu, IAH ditangkap usai melakukan usaha percobaan bunuh diri Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Minggu (28/8). Aksi itu terungkap setelah tas ransel yang dibawanya meledak dengan kekuatan rendah.

Tidak hanya itu, IAH kemudian lari ke altar membawa pisau dan kapak dan melukai lengan Pastor Albert Pandiangan OFM Cap. Pemuda itu kemudian ditangkap oleh umat yang saat itu tengah berada di gereja.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!