Sempat Bersitegang, Akhirnya Obama Bisa Ketemu Duterte di Vientiane
Dunia

Kira-kira bagaimana pertemuan mereka setelah Duterte menghina Obama dengan sebutan 'anak pelacur'?

WowKeren - Baru-baru ini, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte terang-terangan menghina Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dengan sebutan "anak pelacur". Hinaan ini Duterte ucapkan lantaran Presiden AS itu hendak menemuinya untuk membicarakan masalah kebijakan perang narkoba.

Karena hal tersebut, Obama pun membatalkan rencananya bertemu dengan Duterte di Hangzhou, Tiongkok. Namun keduanya akhirnya bisa bertemu dalam rangka KTT Asean di Vientiane, Laos, Rabu (7/9). Pertemuan singkat keduanya ini hanya berselang dua hari setelah ketegangan yang terjadi.

Dilansir dari New York Times, keduanya sempat mengobrol ketika menunggu kedatangan kepala negara lainnya dalam acara makan malam KTT Asean. Keterangan serupa juga disampaikan oleh pihak Gedung Putih.


Meski singkat, tentunya media penasaran tentang apa yang Obama dan Duterte bicarakan. Sayangnya pihak Gedung Putih tak memberikan penjelasan lebih mendetail mengenai apa yang mereka bicarakan. Menurut pihak resmi itu, keduanya hanya membicarakan hal yang tak subtansial atau "basa-basi".

Pertemuan Obama dan Duterte ini sangat menarik perhatian awak media. Terutama saat keduanya berjabat tangan. Sayangnya, pada sesi foto bersama keduanya berdiri agak berjauhan. Begitu pula saat duduk, mereka berada di meja yang berjauhan sehingga tak ada perbincangan lebih lanjut. Obama terlihat berbincang dengan Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah. Sementara Duterte berbincang dengan PM Russia Dmitri A. Medvedev.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait