Coba amati ciri-ciri berikut ini jika anda termasuk orang yang terlalu pekerja keras atau tidak.
- Tim WowKeren
- Kamis, 08 September 2016 - 13:57 WIB
WowKeren - Mungkin anda memiliki teman yang selalu siaga menyelesaikan tugas kantor. Bahkan jam berapa pun itu. Terkadang hal itu membuat dia kurang peduli dengan kesehatannya.
Mencintai pekerjaan memang tidak salah. Namun jangan sampai melupakan dan tidak memedulikan sekitar. Berikut ciri-ciri seseorang masuk dalam kategori workaholic:
- Tak Mampu Menolak Pekerjaan Seorang pekerja keras tidak pernah merasa puas dengan pekerjaan yang dilakukan. Tak cukup satu atau dua, dia selalu mencoba menyelesaikan beragam pekerjaan. Bahkan sepertinya dia tak pernah mampu menolak saat tawaran proyek menghampiri.
- Jarang Kumpul Bersama Teman Saat libur, anda lebih memilih untuk menyelesaikan tugas daripada berkumpul dengan teman atau kekasih. Jangankan untuk bersenang-senang, bertemu keluarga pun sepertinya jadi prioritas anda yang ke sekian. Di benak anda, kantor dan pekerjaan selalu jadi yang utama.
- Terlalu "Cinta" pada Kantor Niat cuti untuk menikmati liburan tapi sesampainya di tujuan anda justru sibuk memeriksa e-mail. Anda bahkan selalu merasa khawatir saat jauh dari kantor. Anda merasa was-was ada pekerjaan yang tidak beres.
- Marah Saat Dijuluki Pekerja Keras Melihat kesibukan yang begitu padat, anda mendapat julukan pekerja keras. Bukannya lebih introspeksi diri dan mengurangi kesibukan, anda justru marah.
- Tidak Percaya Orang Lain Pekerja keras akan menghabiskan sebagian besar hidupnya di tempat kerja. Mereka kurang percaya mendelegasikan tugas kepada orang lain. Biasanya tidak tertarik dengan kerja tim. Mereka adalah orang yang perfeksionis. Kadang merasa tak seorang pun yang dapat melakukan pekerjaan sebaik dia.

Bekerja keras memang tidak masalah namun jika berubah menjadi berlebihan anda mesti introspeksi diri. Berikut ciri lainnya bila anda termasuk dalam kategori pekerja keras yang berlebihan:
- Memiliki Masalah dalam Kehidupan Pribadi Tipe seorang pekerja keras tidak memiliki banyak teman maupun hobi. Hubungan pribadi mereka juga cenderung berantakan. Mereka memiliki kesulitan dengan keintiman karena pekerjaan selalu di pikiran mereka.
- Menderita Stres Parah Pekerja keras juga memiliki masalah kesehatan. Biasanya maslah itu tidak jauh dari stres yang parah. Hal itu membuat seseorang kurang makan dan tidak sempat berolahraga. Singkatnya pekerja keras akan memiliki masalah fisik dan juga emosional yang tidak baik bagi kesehatan.
- Waktu Istirahat yang Sempit Rajin kerja boleh asal jangan melupakan kesehatan dan kebutuhan tubuh. Makan siang adalah hal yang penting. Ketika perut terisi asupan gizi, energi dan semangat bisa semakin tinggi. Tubuh dan otak tentunya membutuhkan istirahat. Sepatutnya anda menyediakan waktu satu jam untuk menyeimbangkan delapan jam kerja.
- Mudah Melupakan Janji Anda melupakan rencana bertemu dengan teman. Bahkan kencan manis bersama kekasih pun menjadi terlewat. Anda terlalu sibuk dan fokus sama kerjaan.
- Sering Mengecek Email Email menghubungkan anda dengan teman, klien dan bos. Segala urusan pekerjaan tersimpan di email. Anda menjadi kalap dan tidak tahu waktu bila bersinggungan dengan email. Bahkan bila belum bisa tidur, anda rela mengecek email di waktu semua orang tengah terlelap.