Korban Gempa Digambarkan Sebagai 'Pasta', Majalah Charlie Hebdo Dituntut
Dunia

Ini kartun korban gempa Italia karya majalah Charlie Hebdo yang dianggap menghina.

WowKeren - Gempa bumi dahsyat berkekuatan 6,2 skala richter mengguncang Italia beberapa waktu lalu. Musibah itu mengakibatkan sekitar 281 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Tidak hanya itu banyak warga yang kehilangan rumah.

Bencana alam itu membuat penduduk Italia dan pemerintah setempat sangat bersedih dan prihatin. Tidak hanya itu, publik internasional juga menunjukkan simpatinya.

Namun, sikap yang berbeda justru ditunjukkan oleh Charlie Hebdo. Beberapa waktu lalu majalah yang kerap menuai kontroversi itu membuat sebuah kartun berjudul "Gempa Gaya Italia". Dalam halaman itu, para korban ditampilkan sebagai jenis makanan pasta.

Sebagai contoh, gambar pria dengan kepala diperban dan berdarah disebut Sauce Tomat. Sementara kartun yang seolah menggambarkan korban yang tertimpa reruntuhan disebut Lasagna.


Gambar itu tentunya membuat warga Italia meradang. Pemerintah Amatrice, sebagai kota dengan dampak gempa terparah, kabarnya melayangkan gugatan untuk Charlie Hebdo. Pengacara kota Amatrice, Mario Cicchetti menilai jika kartun itu tidak berperasaan dan mengerikan.

Jika gugatan diterima pengadilan, Charlie Hebdo bisa dituntut untuk membayar ganti rugi. Ciccheti menegaskan jika kasus ini dimenangkan pihak Amatrice, maka uang ganti rugi akan disumbangkan untuk korban gempa.

Charlie Hebdo sendiri dikenal sebagai media satir yang kerap menuai kontroversi karena dinilai menghina sejumlah golongan. Namun, Januari 2015 lalu kantor Charlie Hebdo di Perancis sempat diserang. Dalam kejadian itu, 11 orang dikabarkan tewas.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!